MUSRENBANG RKPD KABUPATEN OKU SELATAN 2019

Musrenbang RKPD Kabupaten OKU Selatan Tahun 2019 di laksanakan pada tanggal 28 Maret 2018

  1. Dasar Pelaksanaan
  2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
  3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.
  5. Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.
  6. Peraturan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kebupaten Ogan Komering Ulu Selatan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2016-2021.
  7. Maksud Dan Tujuan

Maksud Dari Dilaksanakannya Musrenbang RKPD Kabupaten OKU Selatan Tahun 2018, Yaitu :

  1. Sebagai Forum Koordinasi, Integrasi, Sinkronisasi Dan Sinergitas Perencanaan Pembangunan yang merupakan kelanjutan dari hasil Musrenbang Desa/Kelurahan, Musrenbang Kecamatan, Forum Konsultasi Publik.
  2. Tersusunnya Program Kegiatan Yang Benar-Benar Prioritas, Terpadu, Terarah dan Terukur.
  3. Meningkatkan Keterpaduan Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan antara Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Sedangkan Tujuannya Adalah :

  1. Menyelaraskan Prioritas Sasaran Pembangunan Daerah Dengan Arah Kebijakan, Prioritas dan Sasaran Pembangunan Daerah Provinsi;
  2. Mengklarifikasi Usulan Program dan Kegiatan yang telah disampaikan masyarakat Kepada Pemerintah Daerah pada Musrenbang Kecamatan.
  3. Mempertajam Indikator Kinerja Program Dan Kegiatan Prioritas Daerah Sebagaimana Ditetapkan Dalam RPJMD Kabupaten OKU Selatan Tahun 2016-2021.
  4. Menyepakati Prioritas Pembangunan Daerah Serta Program Kegiatan Prioritas Daerah.
  5. Mendapatkan Masukkan Untuk Kesempurnaan Rancangan RKPD Yang Memuat Prioritas Pembangunan Daerah, Pagu Indikatif Pendanaan dan Informasi Mengenai Kegiatan Yang Pendanaannya Bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, APBN dan Sumber Pendanaan Lainnya.

Musrenbang dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2019 ini merupakan momentum yang penting, karena memasuki tahun ke tiga dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten OKU Selatan Tahun 2016-2021. Sejalan dengan hal tersebut, kita harus memperhatikan dan memiliki tanggungjawab untuk meningkatkan akslerasi pembangunan dalam mendukung pencapaian terhadap Visi Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten OKU Selatan, yaitu :

”Terwujudnya OKU Selatan Yang Bermartabat, Religius, Sejahtera, Aman, Maju dan Adil.

Dalam kerangka mendukung upaya tersebut, kita perlu meletakkan tujuan dan sasaran nasional serta Provinsi Sumatera Selatan dengan tujuan dan sasaran Jangka Menengah

Daerah Kabupaten OKU Selatan sebagai dasar didalam membangun tujuan dan sasaran jangka pendek/tahunan. Berkaitan dengan hal tersebut didalam membangun perencanaan harus tercipta keselarasan antara rencana pembangunan jangka menengah baik RPJMD Tahun 2015-2019 sebagai dasar penyusunan RKPD tahun 2019 dengan RPJMD Kabupaten OKU Selatan Tahun 2016-2021 yang menjadi dasar penyusunan RKPD Tahun 2019 sebagaimana diamanahkan dalam undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, utamanya pada pasal 5 ayat (3) yang menyatakan bahwa rkpd merupakan penjabaran dari RPJMD daerah dan mengacu pada RKPD, memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan daerah, rencana kerja, dan pendanaannya, baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat.

Saat ini kita sudah memasuki dinamika pembangunan yang cukup kompleks sebagai dampak dari globalisasi, serta masuknya Indonesia kedalam era perdagangan bebas. Permasalahan pembangunan saat ini juga semakin rumit. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah kabupaten oku sealatan untuk lebih berpacu menjadi lebih maju dalam meningkatkan kinerja pembangunan yang tentunya menjadi catatan tersendiri bagi pemerintah kabupaten oku sealatan untuk dapat mendongkrak pembangunan melalui pengembangan perekonomian daerah, membangun sektor-sektor unggul, serta mengoptimalkan sumberdaya lokal secara lebih optimal.

Untuk itu diperlukan pemikiran dan pemahaman yang positif dalam membangun konsep dan strategi pembangunan secara lebih terarah, terpadu, serta bersinergi antar sektor. Sejalan dengan hal tersebut perlu saya sampaikan bahwa sebuah kegiatan pembangunan yang dilaksanakan saat initidak hanya diampu oleh satu sektor saja, melainkan perlu membuka pemahaman bahwa pembangunan perlu memberikan peran dan keterlibatan sektor lain khususnya untuk program dan kegiatan yang menjadi prioritas, sehingga saya meminta kepada tapd dan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan untuk saling berkoordinasi, saling berdiskusi, saling sharing pendapat, serta dapat memilah kegiatan mana saja yang membutuhkan bantuan dan keterlibatan sektor atau dari OPD lain agar integrasi pembangunan dapat berjalan secara lebih optimal.

Paradigma perencanaan pembangunan Tahun 2019 mengalami perubahan, dimana pada tingkat pusat bahwa mainsetd money follow function harus dirubah menjadi money follow program yang lebih berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dengan maksud bahwa :

  1. Program yang disusun lebih berorientasi pada manfaat untuk rakyat dan berorientasi pada prioritas untuk mencapai tujuan pembangunan Nasional;
  2. Tidak semua tugas dan fungsi harus dibiayai secara merata dan dinamika yang terjadi memerlukan akslerasi dalam hal pemangkasan terhadap program yang secara nomenklatur tidak jelas dan tidak memiliki nilai manfaat bagi rakyat;
  3. Dalam upaya mewujudkan perubahan tersebut, maka terdapat beberapa prioritas dan sasaran pembangunan yang harus dipacu.

Berkaitan dengan konsep money follow program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat tersebut saya menghimbau melalui proses musrenbang ini kepada para kepala OPD dan TAPD di Pemerintah Kabupaten OKU Selatan bahwa terdapat agenda penting yang harus diakomodir pada tahun 2019 yaitu pemilihan legeslatif,  pemilihan presiden dan pemilihan kades secara serentak sebanyak 90 desa, oleh karena itu pengusulan program/kegiatan agar lebih fokus, berkualitas, tidak terlalu banyak, memiliki nilai strategis, serta memberikan manfaat kepada masyarakat, dan terukur

Musyawarah perencanaan pembangunan merupakan rangkaian proses strategis yang dibangun sebagai wahana untuk berdiskusi, berembug atau melakukan tukar pikiran dan pendapat antar pemangku kepentingan, baik pemerintah, akademisi, swasta, maupun masyarakat yang menjadi momentum penting dalam mengkomodir usulan-usulan pembangunan dari bawah. Artinya pendekatan pembangunan yang dilakukan di pemerintah Kabupaten OKU Selatan saat ini tidak hanya sekedar mengedepankan aspek top down planning, melainkan mengakomodir pula pendapat, saran, masukan, dan pemikiran-pemikiran positif dari bawah atau lebih dikenal dengan bottom up planning.

Perlu saya sampaikan kepada hadirin sekalian bahwa Tahun 2018 ini pemerintah Kabupaten OKU Selatan telah melaksanakan proses perancanaan berbasis online melalui aplikasi simppeda serta mengikuti berbagai perencanaan yang dicanangkan oleh Pemerintan pusat seperti simlaras dalam rangka upaya penjaringan renja kementerian/lembaga serta aplikasi krisna upaya pemeritah pusat untuk menjaringan program/kegiatan prioritas melalui sumber dana alokasi khusus dan e-pllaning Bappeda Provinsi Sumatera Selatan terkait usulan program/kegiatan sumber dana APBD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2019, musrenbang juga merupakan rangkaian proses lanjutan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, dimana sebelumnya kita dalam hal ini Pemerintah Kabupaten OKU Selatan sudah menyelenggarakan rangkaian proses Forum Konsultasi Publik dan telah merumuskan tema Tahun 2019 yaitu :

 

pengembangan ekonomi kerakyatan,kepariwisataan dan pelayanan publik yang berkualitas.

Tema Pembangunan Tahun 2019 tersebut berorientasi pada upaya pengembangan wisata danau ranau, mengurangi disparitas wilayah, meningkatkan sumberdaya manusia berkualitas, meningkatkan kualitas pendidikan, meningkatkan kesempatan kerja, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas layanan publik. Muatan tema pemerintah kabupaten oku selatan tersebut juga sejalan dengan tema RKPD 2019 dan tema yaitu :

pemerataan pembangunan untuk pertumbuhan berkualitas”.

Memperhatikan keselarasan rumusan tema Rancangan RKP Tahun 2019 dan rumusan temarancangan RKPD Kabupaten OKU Selatan Tahun 2019 tersebut tentunya saya mengharapkan bahwa ada rangkaian sinergis berkelanjutan yang diikuti pula oleh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan dengan memaknai tema pembangunan pada RKPD Kabupaten OKU Selatan Tahun 2019. Hal ini akan memberikan nuansa kolaborasi dalam perencanaan pembangunan terintegrasi.

Untuk itu saya meminta kembali kepada para TAPD dan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan untuk lebih intensif dalam berkoordinasi dengan TAPD dan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan dalam membangun perencanaan secara lebih baik dan saling bersinergis, saling berkaitan, memiliki daya ungkit, serta memiliki indikator yang jelas dan terukur.

28 Maret 2018